Saturday, 11 April 2015

Virzha - Hadirmu (Chord & Lirik)



Hadirmu merupakan single kedua Virzha yang juga terdapat pada album perdananya, SATU.

Intro:     D Bm C G

D                             Bm
Engkau slalu ada di hatiku
C                                             G
Slalu kusebut namamu di tidurku
D                                                Bm
Walaupun ku tak melihat parasmu
C                                     G
Tapi slalu kurasakan hadirmu

Reff:
D                                             C
Jangan pernah pergi oh cintaku
G                        Em               A
Percayalah aku merindu
D                                             C
Jangan pernah pergi oh kasihku
G                       Bm               A
Percayalah aku untukmu

D                                                Bm
Walaupun ku tak melihat parasmu
C                                     G
Tapi slalu kurasakan hadirmu

Back to Reff
Intro:     D C G Em A
Back to Reff


Untuk mendownload lagunya, silahkan klik disini.

Sunday, 1 February 2015

Sejarah Musik

Musik dikenal sejak kehadiran manusia modern Homo sapien yakni sekitar 180.000 hingga 100.000 tahun yang lalu. Tiada siapa tahu bila manusia mula mengenal seni dan musik. Dari penemuan arkeologi pada lokasi-lokasi seperti pada benua Afrika sekitar 180.000 tahun hingga 100.000 tahun dahulu telah menunjukkan perubahan evolusi dari pemikiran otak manusia. Dengan otak manusia yang lebih pintar dari hewan, mereka membuat pemburuan yang lebih terancang sehingga bisa memburu hewan yang besar. Dengan kemampuan otak ini, mereka bisa berpikir lebih jauh hingga di luar nalar dan mencapai imajinasi dan spiritual. Bahasa untuk berkomunikasi telah terbentuk di antara mereka. Dari bahasa dan ucapan sederhana untuk tanda bahaya dan memberikan nama-nama hewan, perlahan-lahan beberapa kosa kata muncul untuk menamakan benda dan nama panggilan untuk sesorang.

Dalam kehidupan yang berpindah-pindah, mereka mungkin mendapat inspirasi untuk mengambil tulang kaki kering hewan buruan yang menjadi makanan mereka kemudian meniupnya dan mengeluarkan bunyi. Ada juga yang mendapat inspirasi ketika memperhatikan alam dengan meniup rongga kayu atau bambu yang mengeluarkan bunyi. Kayu dibentuk lubang tiup dan menjadi suling purba.

Manusia menyatakan perasaan takut mereka dan gembira menggunakan suara-suara. Bermain-main dengan suara mereka menjadi lagu, hymne atau syair nyanyian kecil yang diinspirasikan oleh kicauan burung. Kayu-kayu dan batuan keras dipukul untuk mengeluarkan bunyi dan irama yang mengasyikkan. Mungkin secara tidak sengaja mereka telah mengetuk batang pohon yang berongga di dalamnya dengan batang kayu yang mengeluarkan bunyi kuat. Kulit binatang yang mereka gunakan sebagai pakaian diletakkan pula untuk menutup rongga kayu tersebut besar menjadi gendang.

Sumber: Wikipedia